Kamis, 22 November 2018

5 cara sederhana untuk pemula ikut menjaga Bumi. Mudah banget! Yuk terapkan.

Pernahkah gak terpikir kemana sampah plastik kita bermuara? bisa saja sampah plastik yang kita buang ke tempat sampah ternyata terbawa ke laut dan merugikan mahluk hidup  laut loh.

Yap kura-kura di video ini buktinya kalau sampah plastik menganggu kehidupan biota laut, setelah melihat video ini satu tahun yang lalu saya menjadi lebih peduli terhadap sampah plastik.


Dari video itu saya merasa bertanggung jawab sama sampah plastik sendiri, sebagai pemula dalam meminimalkan sampah plastik saya ingin membagi cara sederhana yang bisa kamu terapkan untuk ikut menjaga Bumi dari sampah plastik, yuk di coba :

1. Membawa tas belanja 
Membawa tas belanja sendiri menghindari sampah plastik, kamu bisa memakai berulang-ulang tas nya untuk belanja tanpa membawa pulang plastik kresek ke rumah mu.

2. Membawa tumbler atau botol minum
Tidak membeli botol air kemasan juga bisa mengurangi sampah botol plastik karena kamu membawa air di botol minum mu.

3. Membawa wadah tempat makan
Jika kamu niat membeli makan untuk di bawa pulang, kamu bisa membawa wadah mu sendiri dengan kamu membawa wadah sendiri kamu mengindari sampah pembungkus makan.

4. Tidak menggunakan sedotan dan peralatan makan sekali pakai 
Sedotan plastik, sendok, dan garpu plastik juga harus kamu hindari ya. Jika kamu memang perlu sedotan, kamu bisa mengganti sedotan plastik dengan sedotan bambu atau stainless steel yang bisa kamu pakai berulang-ulang di toko online sudah banyak menjual loh.

5. Membuat EcoBricks
Sudah sebisa mungkin menghindari sampah plastik tapi kamu masih menghasilkan sampah plastik juga? tenang ini ada solusinya, kamu bisa membuat ecobricks dari sampah plastik yang tidak sengaja kamu hasilkan. 

Apa itu ecobricks? ecobricks salah satu solusi untuk menyelamatkan sampah plastik untuk di jadikan hasil karya yang lebih berguna.
Nah, cara membuat ecobricks itu sebenarnya gampang-gampang susah dan prosesnya yang panjang. Karena plastik harus di bersihkan, di keringkan, di gunting, di masukkan botol dan di padatkan. Membuat ecobricks pasti merasakan pegal-pegal di tangan tapi demi menjaga bumi it's ok 😁👍 kamu harus bertanggung jawab sama sampah plastik mu. 

Gimana cara bikinnya? 
Apa aja yang perlu di persiapkan untuk membuat ecobricks? 
Ini yang perlu kita siapkan, 
Pertama, Niat! Karena kalau ga niat itu bakal susah mau bikin ecobricks nya 😁 jadi jangan lupa persiapkan niatnya yaa.
Kedua, siapkan segala jenis plastik bekas pakai, plastik kresek, plastik sachet, plastik kemasan, sedotan, tali plastik, dll yang bermaterial plastik. Pastikan plastiknya harus bersih dan kering.
Ketiga, siapkan botol plastik mineral bekas pakai, bisa pakai botol yang 600 ml atau 1,5 L.
Keempat, siapkan stik atau tongkat yang bisa masuk ke botol dan panjang nya di sesuaikan dengan ukuran botol.
Kelima, siapkan gunting untuk menggunting plastik-plastik sampai ukuran kecil agar di masukkan ke dalam botol menjadi mudah dan padat. 
Setelah alat di siapkan begini cara membuat ecobricks
Plastik-plastik yang sudah bersih di gunting menjadi bentuk lebih kecil, bentuk potongannya terserah kalian. Jika sudah di potong masukkan ke dalam botol dan padatkan plastik dengan tongkat bambu putar dan tekan-tekan untuk memastikan plastiknya trus padat di botol, lakukan berulang hingga benar-benar botolnya padat. 
Syarat menjadi sebuah ecobricks setiap botol yang sudah terisi sampah plastik ada minimal berat untuk botol mineral 600 ml minimal berat nya 200gr untuk 1,5 L minimal beratnya 500gr, jika di tekan ecobricks tidak akan kempes.

Jika kamu tidak mau repot-repot untuk mengumpulkan ecobricks menjadi sebuah karya, Ecobricks yang sudah jadi bisa kamu sumbangkan ke @jecoproject di sini atau jika kamu kumpulkan ecobricks kamu bisa tempelkan ecobricks dengan lem tembak menjadi hasil karya bangku, meja dan karya lainnya👍kamu bisa menemukan inspirasinya di sini 
Selamat mencoba.

Nah teman-teman mudahkan cara-cara menghindari sampah plastik ini semoga bermanfaat dan bisa di terapkan. Yuk, mulai bertanggung jawab sama sampah plastik yang kita hasilkan, semoga tidak ada kura-kura tersangkut sedotan lagi ya. Sayangi bumi kita untuk anak dan cucu selanjutnya.



Rabu, 05 September 2018

Aku kembali

hmmmm

nulis apa ya
hmmmmm (ala ala Nisa Sabyan)

tes
tes
tes

Bismillah
Assalamualaikum semuanya..
 
Akhirnya bisa kembali lagi ke blog ini setelah sekian lama tidak mengunjungi blog ini, jujur sebenarnya gue orangnya ga percaya diri (PD) buat nulis sesuatu hal lalu di publish, karena sekitar tahun 2011 deh kayaknya pernah nulis blog waktu masih zaman ABG galau gitu dan pas d baca lagi tahun 2013 ternyata alay banget asli mau d hapus blog nya lupa password, semenjak itu jadi ga PD buat nulis lagi.

Tahun 2015 ada keinginan buat nulis lagi walau masih ga PD memberanikan diri bikin blog ini dan nulis tentang perjalanan ke museum waktu itu, trussss itu tulisan terakhir  udah deh ga nulis semenjak itu karena masih dengan penyakit yang sama ga PD.

Sekarang gue mencoba untuk bisa PD menulis entah itu tulisan gue bagus atau ga, alay atau ga sesuai KBBI atau engga. hehehe 
akan selalu gue katakan ke diri sendiri "GUE AKAN TETAP NULIS".

kenapa sih gue jadi pengen banget nulis lagi?

karena gue ngerasa selama gue hidup ada kok sedikit manfaat yang bisa gue bagiin dan InsyaAllah sedikit atau banyak semoga bermanfaat untuk orang lain yang baca. jadi blog ini InsyaAllah akan gue isi dengan pengalaman-pengalaman gue yang berfaedah bukan tulisan kayak zaman gue tahun 2011 🙈🙈🙈

oke cuy sekian dan terimakasih sudah mampir kesini 
gue akan coba mendisiplinkan diri dan menghilangkan penyakit tidak PD ini untuk menulis yang InsyaAllah berfaedah yaaa..

bye bye sampai jumpa di tulisan selanjutnyaaaaaa 😍😍😍

Wassalamualaikum

Senin, 07 Desember 2015

1 hari 3 museum di Jakarta



selamat mengikuti jejak ku :)

Assalamualaikum .

ini perjalanan yang sebenarnya engga di rencanain , karena gue pengen ke taman honda tebet  . tapi temen gue ngajakin ke museum dulu . dan akhirnya museum yang pertama kita kunjungi adalah : 

1.Museum Sumpah Pemuda adalah sebuah museum sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yang berada di Jalan Kramat Raya No. 106, Jakarta Pusat dan dikelola oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia. Museum ini dibuka untuk umum, setiap hari Selasa sampai dengan Jumat dari pukul 08.00 hingga 15.00 , setiap Sabtu dan Minggu pada pukul 08.00—14.00 WIB, dan setiap hari Senin dan hari besar nasional, museum ini ditutup untuk umum.

masuk ke museum ini pertama kita akan di bawa ke tulisan-tulisan pahlawan yang membangkitkan jiwa nasionalis . 

 
salah satu tulisan yang gue suka








Museum ini memiliki koleksi foto dan benda-benda yang berhubungan dengan sejarah Sumpah Pemuda 1928, serta kegiatan-kegiatan dalam pergerakan nasional kepemudaan Indonesia.

bersama pemuda2 pada jamannya, ada yang gue kagumin salah satunya adalah M.Tabrani 




abaikan orangnya, lihat tulisan di belakangnya . hehe


 M.Tabrani sosok pemuda 22 tahun yang sudah memimpin kongres kedua sumpah pemuda, di kongres kedua ini pertama kali Lagu Indonesia Raya di nyanyikan .


lanjut ke museum kedua 



2.Museum Joang 45

Museum ini terletak di Jalan Menteng Raya 31, Kelurahan Kebon SirihKecamatan MentengJakarta Pusat.

Di museum ini dapat dilihat jejak perjuangan kemerdekaan RI dengan koleksi benda-benda peninggalan para pejuang Indonesia. Di antaranya adalah mobil dinas resmi Presiden dan Wakil Presiden RI Pertama yang dikenal dengan mobil REP 1 dan REP 2, dan Mobil Peristiwa Pemboman di Cikini. Selain itu ada pula koleksi foto-foto dokumentasi dan lukisan yang menggambarkan perjuangan sekitar tahun 1945-1950-an. Beberapa tokoh perjuangan ditampilkan pula dalam bentuk patung-patung dada.
awal masuk museum joang 45
                                                                
bambu runcing salah satu koleksi di museum joang 45, ada sejarah unik dari bambu runcing 

Dr. Moestopo membakar ujungnya sampai hangus dan dimasukan kedalam kotoran kuda (telotong, Jawa). dan digunakan untuk menakut-nakuti Jepang, akhirnya Jepang lari terbirit-birit karena takut tetanus, dan Jepang pun menyerah di ujung bambu runcing. dari sinilah awal mulai bambu runcing menjadi buah bibir para pejuang, tentu saja cara penggunaannya tidak hanya seperti itu. dalam periode selanjutnya bambu runcing digunakan untuk bertempur secara nyata.



bersama 2 proklamator


lanjut ke museum ketiga, museum ini sebenarnya masih enggak sengaja mau kesini , karena gue baru tau ada museum M.H.Thamrin .

3.Museum M.H.Thamrin
Museum MH Thamrin merupakan salah satu museum di Jakarta yang letaknya masuk ke sebuah jalanan kecil, tepatnya berada di Gang Kenari II, sehingga meskipun sering melewati Jl. Kramat Raya.

 hal lucu ketika ke sini adalah pas sudah sampe gerbang museum , gerbang nya masih ketutup padahal hari minggu . akhirnya gerbangnya gue buka , dan ada satpam keluar , satpam nanya gue "mau ngapain ?" gue jawab "mau parkir ke museum" satpam nya bilang lagi "oh mau ke museum , yaudah silahkan masuk" lucu banget karena mungkin jarang yang datang ke museum ini, dari letak yang kurang strategis dan promosinya juga engga begitu gencar, jadi jarang buat di kunjungi .


masuk gerbang museum akan di sambut dengan patung MH.Thamrin
Muhammad Hoesni Thamrin lahir dari keluarga berada di daerah Sawah Besar, Betawi, pada 16 Februari 1894. Ayahnya, Thamrin Mohamad Thabrie, adalah Wedana Batavia pada 1908, jabatan tertinggi kedua bagi orang pribumi setelah Bupati. Neneknya, Noeraini, adalah perempuan Betawi dan kakeknya, Ort, orang Inggris pemilik hotel di daerah Petojo.